Manusia Purba

Jenis-jenis manusia purba

Walaupun kamu sekarang hidup di zaman modern, belajar mengenai sejarah manusia bukanlah sesuatu yang salah. Akan tetapi merupakan suatu keharusan untuk mengetahui asal usul manusia purba.

Menurut pendapat dari beberapa peneliti, benua Afrika merupakan tempat pertama manusia ditempatkan di bumi. Pendapat ini memang sedikit berbeda dengan yang ada di dalam Al-quran.

Akan tetapi walaupun demikian, kamu tetap perlu untuk mengetahui sejarah manusia yang sudah dicatat oleh filosof terdahulu. Untuk mengetahui beberapa jenis manusia purba yang sudah terangkum oleh penelitian para filosof, ada baiknya kamu menyimak penjelasan berikut.

Jenis-jenis Manusia Purba

1. Ardipithecus Ramidus

Manusia Purba
anth315.blogspot.com

Ardipithecus Ramidus merupakan manusia pertama yang hidup pada sekitar 4,4 juta tahun yang lalu. Fosil manusia ini ditemukan di Ethiopia, Afrika bagian Timur.

Penemunya yaitu Yohannes Haile Selassie. Fosil manusia ini ditemukan pada tumpukan fosil hewan. Sehingga dapat diartikan bahwa mereka hidup dalam sebuah hutan.

Berdasarkan penelitian, berat badannya mencapai 50 kg serta tinggi badannya sekitar 120 cm dengan makanan pokok berupa buah-buahan, mamalia kecil, serta dedaunan. Bentuk dari manusia jenis ini tidak jauh dengan simpanse. Hal ini terbukti dengan otot kaki yang terlihat lebih besar serta gigi taring yang lebih besar dari kera.

2. Australopithecus Africanus

Manusia Purba Australopithecus Africanus
site.google.com

Jenis manusia ini ditemukan sekitar tahun 1924 di daerah Taung Afrika Selatan, dan hidup pada sekitar 3,3 hingga 2,1 juta tahun yang lalu. Untuk menyebut manusia purba ini lebih tepat dengan sebutan kera dari Afrika Selatan. Walaupun demikian setelah 20 tahun diteliti, jenis ini resmi masuk dalam kategori manusia.

3. Sinanthropus Pekinensis

Manusia Purba Sinanthropus Pekinensis
perpusku.com

Jenis manusia yang ini berbeda dengan yang lainnya. karena Sinanthropus lebih sering dikenal sebagai manusia Peking Man. Diperkiran memiliki volume otak sekitar 1000 cm kubik hingga 1300 cm kubik yang mana volume tersebut sama seperti volume otak manusia pada zaman sekarang.

Ciri yang paling menonjol yaitu dengan dahi yang kecil, tulang tengkorak yang tebal, bagian alis mata yang juga lumayan tebal serta rahang terlihat lebih besar tanpa adanya dagu.

4. Homo Rhodesiensis

Manusia Purba Homo Rhodesiensis
es.prehistorico.wikia.com

Ciri dari manusia purba jenis Homo Rhodesiensis yaitu memiliki bagian punggung alis yang besar serta lumayan lebar, kening menonjol, hidung besar, serta pada bagian belakang tengkorak terdapat tonjolan. Manusia pada zaman ini sudah dapat berjalan tegak serta menyerupai manusia pada umumnya.

5. Homo Cro Magnon

manusia purba Homo Cro Magnon
fineartamerica.com

Dapat dikatakan bahwa Homo Cro Magnon adalah manusia tertua yang di jumpai di Eropa. Fosil manusia jenis ini ditemukan sekitar tahun 1868. Homo Cro Magnin mempertahan kan hidupnya dengan cara berburu serta meramu makanan, mengumpulkan berbagai macam akar-akaran serta buah-buahan, dan juga menikmati hewan buruan.

Diperkirakan Homo Cro Magnon masuk daerah Eropa setelah tinggal di Timur Tengah, dan tinggal pada sebuah gua serta dengan perkemahan sederhana mereka memepertahankan hidup.

6. Meganthropus Paleojavanicus

Manusia purba Meganthropus Paleojavanicus
SlideShare.com

Fosil Meganthropus telah ditemukan pada sebuah tempat yang bernama sangiran sekitar tahun 1936. Penemunya adalah seorang arkeolog dari Negara Belanda. Beliau berpendapat bahwa manusia jenis ini telah hidup sekitar 1 juta tahun yang lalu.

Meganthropus Paleojavanicus memiliki ciri-ciri seperti tulang pipi yang lumayan tebal, otot pada bagian rahang yang kuat, tidak mempunyai dagu, postur tubuh yang tegap, terdapat tonjolan yang lumayan tajam, kening yang menonjol, serta mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan.

7. Pithecanthropus Erectus

Manusia purba Pithecanthropus Erectus
zonapenemuan.blogspot.com

Pithecanthropus Erectus merupakan manusia purba yang berasal dari Indonesia sekitar satu juta tahun yang lalu. Ciri-ciri dari Pitecanthropus Erectus yaitu berjalan dengan tegak walaupun memiliki struktur yang mirip dengan kera, volume otak kecil, untuk tingkat kecerdasan mirip dengan hewan namun instingnya lebih kuat.

8. Pithecanthropus Soloensis

Manusia purba Pithecanthropus Soloensis
satujam.com

Pithecanthropus Erectus juga berasal dari Indonesia, tepatnya dari daerah Ngandong, Solo, Jawa Tengah.

Pithecanthropus Erectus memiliki ciri-ciri yaitu pada bagian tengkorak terdapat tonjolan kening yang tebal, mempunyai hidung yang cukup besar serta tulang pipi yang terkesan menonjol, tinggi badannya sekitar 165 hingga 180 cm.

Manusia ini memakan tumbuhan serta daging, memiliki rahang bawah yang cukup kuat , tulang pipi tebal, tulang belakang menonjol serta perawakan yang tegap. Nama Soloensis diambil dari daerah ditemukannya yaitu Solo.

9. Pithecanthropus Mojokertensis

Manusia purba Pithecanthropus Mojokertensis
dikbud.ntbprov.go.id

Seperti namanya, Pitecanthropus Mojokertensis ditemukan di Mojokerto, akan tetapi penemuan fosil ini tidak dapat diteliti dengan sempurna karena pada beberapa fosil menjadi rusak karena proses penggalian.

Secara umum Pitecanthropus Mojokertensis mempunyai ciri-ciri fisik yang tidak jauh berbeda dengan manusia pada zaman modern seperti sekarang.

10. Homo Florensis

Manusia purba Homo Florensis
abc.net.au

Homo Florensis ditemukan pada daerah Flores, Indonesia. Pada saat manusia purba ini ditemukan, manusia mempunyai satu kesatuan dalam bertindak serta mampu berekonomi.

Mereka telah mempunyai kesadaran bahwa di sekelilingnya terdapat orang-orang yang hidup. Sehingga memicu timbulnya ras di dunia. Diperkirakan hidup pada sekitar 40.000 tahun yang lalu.

Ciri-ciri dari Homo Florensis yaitu:

  • Mempunyai wajah dengan bentuk yang besar serta hidung yang lebar
  • Mempunyai bentuk mulut yang menonjol jika dibandingkan dengan bentuk hidungnya
  • Bentuk dahinya juga menonjol, namun tidak semuanya mempunyai bentuk dahi yang menonjol
  • Memiliki bentuk fisik yang cukup berbeda dengan kera bahkan sudah menyerupai bentuk fisik manusia pada zaman sekarang
  • Tinggi badan hanya sekitar 130 hingga 210 cm dengan berat badan sekitar 30 hingga 150 kg

11. Homo Wajakensis

Manusia purba Homo Wajakensis
zonapenemuan.blogspot.com

Ditemukan dari daerah Wajak, Tulungagung, Jawa Timur, beberapa ilmuan sudah melakukan penelitian terkait pengaruh susunan geografis di Indonesia serta iklim ataupun keadaan alamnya. Sehingga kondisi manusia pada zaman dahulu memiliki bentuk yang hampir sama, yang membedakan hanya cara mereka berkomunikasi.

12. Homo Soloensis

Manusia purba Homo Soloensis
wikipedia.org

Ciri utama dari Homo Soloensis yaitu berbadan tegap, hidung besar, serta mulut yang menonjol. Walaupun para peneliti tidak mempunyai catatan yang banyak terkait jenis manusia ini, namun masih dapat diendus dengan jelas. Yang perlu diketahui yaitu sungai bengawan solo merupakan jantung dari kehidupan primitif pada zaman dahulu.

13. Pithecanthropus Robustus

Manusia purba Pithecanthropus Robustus
informasiana.com

Merupakan manusia purba yang suka memakan tumbuhan, hal ini dibuktikan dengan bentuk rahang yang cukup besar serta kuat dengan fungsi utama untuk mengunyah makanan seperti tumbuhan supaya lebih cepat dan gampang. Memiliki ciri utama dengan kapasitas mulut yang cukup besar. Tidak terlalu bergantung dengan sungai.

14. Homo Sapiens

Manusia purba Homo Sapien
es.upost.info

Homo Sapiens merupakan manusia purba yang mempunyai otak cerdas, postur tubuh yang tidak terlalu berbeda dengan manusia zaman sekarang, serta telah mahir dalam berkomunikasi.

Ciri-ciri dari Homo Sapiens yaitu:

  • Mempunyai volume otak yang cukup cerdas yaitu sekitar 1000 cc hingga 1200 cc
  • Otak tengkuk yang telah mengalami penyusutan sehingga tidak lagi terlihat menonjol
  • Memiliki tinggi badan sekitar 130 hingga 210 cm
  • Memiliki gigi yang tidak terlalu besar
  • Dapat berdiri serta berjalan dengan tegak
  • Dagu serta tulang rahang yang tidak terlalu kuat
  • Memiliki wajah yang tidak lagi menonjol ke depan

Dengan mengetahui sejarah manusia dari penemuan para peneliti, meskipun terdapat perbedaan yang cukup banyak dengan Al-Quran, kamu sebagai umat muslim yang memiliki akal, tentunya harus dapat mengambil pelajarannya dengan tetap mengimani Al-Quran. Ok!

Leave a Feedback!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.